BERITATerkini

SDN 01 Saok Laweh Gelar Peringatan Isra’ Mi’raj 1447 H bersama Ustadz Wawan Syafriandi S.Pd Da’i Muda Solok

×

SDN 01 Saok Laweh Gelar Peringatan Isra’ Mi’raj 1447 H bersama Ustadz Wawan Syafriandi S.Pd Da’i Muda Solok

Sebarkan artikel ini

KABAMINANG.com – SDN 01 Saok Laweh, Kecamatan Kubung, Kab Solok, Jum’at (23/01/26) gelar Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H.

Peringatan Isra’ Mi’raj  ini diawali dengan Pembacaan Ayat suci Al-Qur’an oleh  Hadif siswa Yang berprestasi, yang dilanjutkan Sholawat Maulid Nabi dibaca secara bersama.

Kepala Sekolah, Bapak Ali Candra ,M.Pd dalam sambutannya menyampaikan kegiatan Peringatan Isra’ Mi’raj ini dilaksanakan dalam rangka memperkenalkan Perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam menerima hadiah Sholat kepada para Siswa sejak dini

“Harapannya semoga hal ini tidak kegiatan rutin tahunan saja tapi dapat menimbulkan kecintaan Siswa dan guru kepada Rasulullah dan slalu mendirikan Sholat, Krna banyak  kita lihat hari ini masjid sepi ,orang enggan melaksanakan Sholat,maka melalui isra mi’raj ini kita tanamkan kepada Siswa agar Sholat sejak dini sehingga ketika telah dewasa terbiasa ” ucapnya.
Peringatan Isra mi’raj ini diikuti oleh seluruh Siswa dan Majelis guru menghadirkan penceramah Ustadz Wawan Syafriandi,S.Pd,
Ust Wawan Syafriandi adalah seorang DA’I Muda Solok sekarang yang berpotensi sering mengisi kegiatan ceramah agama di sekolah sekolah dan masjid yang ada di Solok ust Wawan Alumni S1 jurusan PAI UIN Mahmud Yunus Batusangkar.

Dalam tausiahnya DA’I Muda menyampaikan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah manusia terbaik pilihan Allah
Memasuki acara inti, Ustadz Wawan Syafriandi, S.Pd yang sudah tidak asing lagi sebagai Da’i Muda Solok Alumni PAI UIN Mahmud Yunus Batusangkar yang juga Guru Tahfidz di sekolah tersebut, membawakan tausiyah dengan gaya yang khas  di Awali dengan pantun sebelum mengucapkan salam dan dilanjutkan memaparkan materi yang mudah dipahami.

Dalam paparannya yang berlangsung sekitar 50 menit, beliau mengulas sejarah perjalanan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dengan cara yang menarik dan interaktif. Sesekali diselingi dengan pertanyaan sederhana kepada para siswa, membuat suasana tausiyah menjadi lebih hidup dan tidak monoton.

Ustadz Wawan menekankan tiga poin penting yang dapat dipetik dari peristiwa Isra Mi’raj.

Pertama, pentingnya memperkuat iman melalui keyakinan akan kekuasaan Allah SWT.

Kedua, pembelajaran tentang kewajiban shalat lima waktu yang merupakan hadiah langsung dari Allah SWT melalui peristiwa ini.
Krna sehebat hebat apapun kita kalau tidak sholat tidak ada artinya,
Ketiga, bersemangat dalam menuntut ilmu, lawan dari semangat adalah malas,rasa malas tersebut yang harus kita buang dalam diri kita dalam menuntut ilmu,

Ketiga, pembelajaran tentang kewajiban shalat lima waktu yang merupakan hadiah langsung dari Allah SWT melalui peristiwa ini.
Krna sehebat hebat apapun kita kalau tidak sholat tidak ada artinya.

Antusiasme peserta semakin memuncak saat ust Wawan mempersilahkan satu orang  Siswa berdiri kedepan untuk membalikkan telapak  tangan tanpa diiringi berputarnya pergelangan tangan, ibaratnya untuk mendapatkan ilmu itu harus berproses

Kegiatan peringatan Isra Mi’raj di sekolah ini tidak hanya berhasil memberikan pemahaman lebih dalam tentang sejarah dan hikmah Isra Mi’raj, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen Sekolah menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini kepada Siswa.

“WRM”