BERITADPRD

Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir terima Dokumen BPK Sumbar,Efektivitas Pemerintah Daerah Kabupaten Solok dalam Upaya Penuntasan Penyakit TBC

×

Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir terima Dokumen BPK Sumbar,Efektivitas Pemerintah Daerah Kabupaten Solok dalam Upaya Penuntasan Penyakit TBC

Sebarkan artikel ini

KABAMINANG.com – Arosuka, 21/01/2026. Pemeriksaan kepatuhan yang dilaksanakan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sumatera Barat terhadap Pemerintah Daerah Kabupaten Solok difokuskan pada penilaian efektivitas kebijakan, program, dan kegiatan daerah dalam upaya penuntasan penyakit Tuberkulosis (TBC) selama Tahun Anggaran 2024–2025.

Pemeriksaan ini bertujuan untuk menilai kesesuaian pelaksanaan program dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta mengukur capaian kinerja pemerintah daerah dalam pengendalian dan pencegahan TBC.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Solok telah menetapkan kebijakan dan strategi penanggulangan TBC melalui program kesehatan masyarakat yang terintegrasi, khususnya melalui Dinas Kesehatan dan jaringan fasilitas pelayanan kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit. Upaya tersebut mencakup kegiatan deteksi dini kasus TBC, pengobatan pasien secara berkesinambungan, peningkatan peran kader kesehatan, serta edukasi masyarakat guna menekan angka penularan penyakit.

Namun demikian, BPK Perwakilan Sumatera Barat menemukan beberapa aspek yang perlu mendapat perhatian dan perbaikan. Di antaranya masih terdapat ketidaksesuaian dalam pelaksanaan standar operasional prosedur (SOP) penemuan kasus aktif, belum optimalnya pelaporan dan pencatatan data kasus TBC secara terpadu, serta keterbatasan dalam pengawasan kepatuhan pasien terhadap pengobatan (treatment adherence). Kondisi ini berpotensi menghambat pencapaian target nasional eliminasi TBC serta menurunkan efektivitas program yang telah direncanakan.

Selain itu, pemeriksaan juga mengungkap bahwa koordinasi lintas sektor, termasuk dengan pemerintah nagari, lembaga pendidikan, dan tokoh masyarakat, belum sepenuhnya berjalan optimal. Padahal, pendekatan kolaboratif sangat diperlukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, mengurangi stigma terhadap penderita TBC, serta memastikan keberlanjutan pengobatan hingga tuntas.

BPK menilai bahwa dari sisi penganggaran, Pemerintah Daerah Kabupaten Solok telah mengalokasikan dana untuk program penanggulangan TBC sesuai ketentuan, namun efektivitas pemanfaatannya masih perlu ditingkatkan melalui perencanaan yang lebih berbasis data dan evaluasi kinerja yang berkelanjutan.

Monitoring dan evaluasi program secara periodik dinilai penting guna memastikan setiap kegiatan memberikan dampak nyata terhadap penurunan angka kasus TBC.

Sebagai tindak lanjut atas hasil pemeriksaan tersebut, BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Barat merekomendasikan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Solok agar meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan teknis penanggulangan TBC, memperkuat sistem pencatatan dan pelaporan, serta mengoptimalkan peran lintas sektor dan masyarakat

Sementara Ketua DPRD Kabupaten dan Ivoni Munir mengatakan dari hasil tersebut ada beberapa hal yang penting segera ditindaklanjuti Oleh Pemerintah daerah Kabupaten Solok terutama Oleh OPD terkait maupun lintas Sektoral, semoga Penganan TBC Di kabupaten Solok berjalan dengan baik dan efektif dan kesadaran masyarakat sangat di butuhkan untuk pemeriksaan kesehatan harap Ivoni.

Dengan perbaikan berkelanjutan dan komitmen yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan, diharapkan upaya penuntasan penyakit TBC di Kabupaten Solok dapat berjalan lebih efektif dan berkontribusi terhadap pencapaian target kesehatan nasional.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan pemerintah daerah, Inspektorat, Bapelitbang, Dinas Kesehatan dan Ketua DPRD Kabupaten Solok.

“MB”