KABAMINANG.com – Tepat pada 15 Januari 2025, Podcast Tendangan Bebas Hafiz (TBH) genap berusia satu tahun. Dalam kurun waktu tersebut, TBH hadir sebagai ruang dialog publik yang independen, kritis, dan konstruktif, menjadi jembatan antara masyarakat dan para pemangku kebijakan.
Dengan format santai namun substansial, TBH konsisten mengangkat isu-isu aktual yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat, mulai dari sosial, pendidikan, ekonomi kerakyatan, hingga dinamika politik dan pemerintahan daerah.
Sejak awal berdiri, TBH dilandasi oleh semangat untuk menyuarakan aspirasi masyarakat secara jujur dan berimbang.
Podcast ini tidak hanya menjadi media berbagi opini, tetapi juga ruang edukasi publik yang mendorong masyarakat untuk berani menyampaikan pandangan, kritik, dan harapan terhadap arah pembangunan.
Melalui diskusi yang terbuka, TBH berupaya membangun budaya dialog yang sehat, saling menghargai, dan berorientasi pada solusi.
Keberagaman narasumber menjadi salah satu kekuatan utama Podcast Tendangan Bebas Hafiz.
Selama satu tahun berjalan, TBH menghadirkan tokoh-tokoh dari berbagai latar belakang, seperti akademisi, aktivis sosial, tokoh pemuda, pelaku UMKM, jurnalis, praktisi hukum, hingga politisi dan pejabat publik.
Setiap narasumber hadir dengan perspektif dan pengalaman yang berbeda, memperkaya sudut pandang pendengar serta membuka ruang diskusi yang lebih luas dan mendalam.
Read More:
- 1 Rapat Persiapan Groundbreaking Rehabilitasi Lahan Sawah Terdampak Bencana Hidrometeorologi
- 2 Silaturahmi Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Solok dengan Ketua DPRD
- 3 Kapolres Solok Adakan Peringatan Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Perkuat Iman dan Integritas Personel
Para narasumber tidak hanya diminta untuk menjelaskan kebijakan atau pandangan pribadi, tetapi juga diajak mendengar langsung suara masyarakat. Dalam banyak episode, aspirasi warga yang selama ini kurang terdengar mendapat ruang untuk diangkat dan didiskusikan secara terbuka.
Hal ini menjadikan TBH bukan sekadar podcast, melainkan wadah partisipasi publik yang aktif.
Memasuki tahun kedua, harapan ke depan untuk Podcast Tendangan Bebas Hafiz semakin besar.
TBH diharapkan mampu terus menjaga independensi, konsistensi, dan keberpihakannya pada kepentingan masyarakat luas.
Ke depan, TBH diharapkan dapat menjangkau audiens yang lebih luas, menghadirkan narasumber yang semakin beragam, serta mengangkat isu-isu strategis yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat.
Lebih dari itu, TBH diharapkan menjadi bagian dari proses pembelajaran demokrasi, mendorong lahirnya kesadaran kritis, serta memperkuat hubungan antara masyarakat dan pengambil kebijakan.
Dengan semangat “tendangan bebas” yang tajam namun terarah, Podcast Tendangan Bebas Hafiz siap terus melaju, menjadi suara publik yang jujur, berani, dan bertanggung jawab.
“MB”







