KABAMINANG.com – Turin, Allianz Stadium, Liga Champions. Juventus meraih kemenangan krusial 2-0 atas Pafos pada matchday 6 fase liga Liga Champions Eropa 2025/2026 di Allianz Stadium, Rabu (10/12/2025) dini hari WIB. Gol dari Weston McKennie dan Jonathan David di babak kedua memastikan tiga poin penting bagi Si Nyonya Tua.
Kemenangan ini membuat Juventus naik ke peringkat 17 klasemen sementara dengan sembilan poin, sementara Pafos berada di posisi 26 dengan enam poin. Delapan tim teratas akan langsung lolos ke babak 16 besar, sedangkan peringkat 9-24 akan memasuki play-off.
Jalannya Pertandingan
Babak Pertama: Tekuk Pafos, Juventus Kesulitan
Juventus yang diunggulkan justru kesulitan menghadapi tim Siprus yang tampil tanpa rasa takut. Pafos bahkan nyaris mencetak gol lebih dulu di menit awal melalui tendangan backheel Anderson Silva yang masih melebar tipis.
Kiper Juventus, Michele Di Gregorio, harus melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan gol bunuh diri yang nyaris terjadi karena bola membentur Andrea Cambiaso.
Juventus baru bisa mengancam melalui Kenan Yildiz yang sepakannya masih bisa ditepis kiper Pafos, Neofytos Michail, serta sundulan Teun Koopmeiners yang menyasar di atas gawang.
Pafos balik mengancam melalui Vlad Dragomir yang memaksa Di Gregorio melakukan penyelamatan spektakuler, serta tembakan Anderson Silva yang membentur tiang gawang.
Peluang emas justru didapat Jonathan David jelang turun minum, namun dari jarak dekat ia gagal memaksimalkan umpan Lloyd Kelly. Skor 0-0 bertahan hingga jeda, dan keputusan wasit ini disambut cemoohan suporter tuan rumah.
Babak Kedua: Dua Gol dalam Enam Menit
Juventus tampil lebih agresif di babak kedua. Pelatih Luciano Spalletti melakukan perubahan dengan memasukkan Francisco Conceicao yang langsung memberikan dampak positif.
Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya datang pada menit ke-67. Andrea Cambiaso mengirim umpan ke kotak penalti, Weston McKennie menyambutnya dengan tembakan kaki kanan keras yang menjebol gawang Pafos di tiang dekat.
Enam menit berselang, Juventus menggandakan keunggulan melalui serangan balik cepat. Kenan Yildiz memberikan umpan terukur kepada Jonathan David yang berdiri bebas. David dengan tenang mengontrol bola dan melepaskan tembakan rendah yang bersarang di gawang Pafos.
Gol ini menjadi penentu kemenangan Juventus. David sebenarnya memiliki peluang untuk mencetak gol lagi, namun sepakannya masih bisa dihalau kiper Michail.
Juventus tampil dominan dengan 26 tembakan, namun hanya lima yang mengarah ke gawang. Mereka memanfaatkan empat peluang emas yang mereka dapatkan.
Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, mengakui timnya kesulitan namun senang dengan hasil akhir.
“Ini sangat penting untuk menang, dan dengan kemenangan Anda memperbaiki segalanya,” kata Spalletti kepada Sky Sport Italia seperti dikutip Reuters.
“Saya tidak bahagia dan anak-anak juga tidak, kami bisa dan seharusnya melakukan lebih banyak. Di babak pertama ada juga situasi yang memalukan. Setelah gol kami lebih tenang,” tambahnya
Spalletti juga memuji permainan Pafos yang ia anggap sebagai tim yang sulit.
“Pafos adalah tim yang tangguh dengan banyak pemain Brasil dan Portugal yang tahu cara bermain bola. Mereka hanya kalah tipis dari Bayern Munich dan secara konsisten memberikan lawan mereka waktu yang sulit,” puji Spalletti sebelum pertandingan.
Juventus akan kembali beraksi di Liga Champions melawan Benfica di kandang pada pertandingan selanjutnya, sementara Pafos masih memiliki peluang lolos karena hanya tertinggal satu poin dari zona play-off dengan dua pertandingan tersisa.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Juventus yang sebelumnya dua kali bermain imbang di kandang pada fase liga Liga Champions musim ini.
Ini juga merupakan kemenangan kandang pertama mereka di kompetisi ini musim ini.
Juventus menunjukkan karakter kuat dengan comeback di babak kedua setelah tampil mengecewakan di 45 menit pertama. Dua gol dari McKennie dan David memberikan tiga poin berharga yang mengangkat posisi mereka ke peringkat 17 klasemen sementara.
Meskipun penampilan belum sempurna, kemenangan ini memberikan angin segar bagi Juventus dalam perjuangan lolos ke babak knockout Liga Champions. Sementara itu, Pafos layak diacungi jempol atas perlawanan sengit yang mereka tunjukkan melawan tim raksasa Italia.
(java)







