KABAMINANG.com – Abu Dhabi, Sirkuit Yas Marina, Formula 1. Lando Norris akhirnya meraih gelar juara dunia Formula 1 (F1) pertamanya secara dramatis pada GP Abu Dhabi 2025 di Sirkuit Yas Marina, Minggu (7/12/2025). Pembalap McLaren itu finis ketiga dalam balapan yang dimenangkan Max Verstappen, hasil yang cukup untuk mengunci gelar dengan keunggulan tipis dua poin atas rivalnya tersebut.
Gelar ini mengakhiri penantian panjang Norris yang memulai karir F1-nya pada 2019 dan sekaligus menghentikan dominasi Verstappen dan Red Bull Racing dalam beberapa musim terakhir. McLaren juga tampil dominan dengan mengunci gelar juara dunia konstruktor.
Drama Ketat di Yas Marina
Balapan penentuan gelar di Abu Dhabi berlangsung penuh ketegangan. Norris start dari posisi kedua, di antara Verstappen (pole position) dan rekan setimnya, Oscar Piastri. Strateginya sederhana: finis tiga besar untuk memastikan gelar juara dunia.
Namun, lintasan tidak mulus. Pada lap pembuka, Piastri yang lebih agresif berhasil menyalip Norris, membuat posisi pembalap Inggris itu terancam. Tekanan datang dari Charles Leclerc (Ferrari) yang mencoba mengganggu dari belakang, sementara Norris juga harus menghadapi momen wheel-to-wheel sengit dengan Yuki Tsunoda (Red Bull).
“Saya sudah lama tidak menangis! Saya pikir saya tidak akan menangis, tapi ternyata menangis juga!” kata Norris sesaat setelah balapan, menunjukkan betapa besar tekanan yang ia hadapi sepanjang musim.
Di akhir balapan, Norris berhasil mempertahankan posisi ketiganya. Ia menyelesaikan balapan di belakang Verstappen (pemenang) dan Piastri (kedua), hasil yang membuatnya mengumpulkan total 423 poin, unggul dua poin dari Verstappen (421 poin)
Klasemen Akhir F1 2025
Perjuangan Norris sepanjang musim berbuah manis. Ia tampil konsisten dengan 15 kali finis podium dari 24 balapan. Berikut klasemen akhir pembalap dan konstruktor lima besar musim 2025:
Klasemen Akhir Konstruktor (5 Besar)
Pos Tim Poin
1 McLaren 833
2 Mercedes 469
3 Red Bull Racing 451
4 Ferrari 398
5 Williams 128
Fakta Menarik Lando Norris, Si Juara Baru
Gelar juara dunia Norris menyoroti banyak fakta menarik tentang pria berusia 26 tahun ini:
Lahir dari Keluarga Kaya
Norris berasal dari keluarga berada. Ayahnya, Adam Norris, memiliki kekayaan sekitar 205 juta pasterling (sekitar Rp4,5 triliun) dan masuk dalam daftar 20 orang terkaya di Bristol Rich List. Kondisi ini tentu membantu karir balapnya yang membutuhkan dukungan finansial besar.
Awalnya Idola Pembalap MotoGP
Sebelum beralih ke roda empat, Norris sebenarnya mengidolakan legenda MotoGP, Valentino Rossi, dan bermimpi menjadi pembalap motor. Ia bahkan beberapa kali menonton langsung balapan MotoGP. Minat ini berubah setelah ayahnya mengajaknya menonton balapan gokart.
Penghuni Monaco
Seperti kebanyakan pembalap F1 berpenghasilan tinggi, Norris pindah ke Monaco untuk mengamankan keuangannya dari pajak yang tinggi.
“Saya pindah ke Monako setelah balapan terakhir di Abu Dhabi karena alasan yang mungkin sudah Anda duga,” ujarnya pada 2021
Akan Gunakan Nomor #1 Sebagai juara dunia, Norris berhak menggunakan nomor balap #1 di musim 2026, menggantikan nomor 4 yang biasanya ia pakai sepanjang kariernya.
Musim Sulit Ferrari dan Hamilton
Sementara Norris dan McLaren merayakan, musim 2025 menjadi salah satu yang sulit untuk Ferrari. Tim Kuda Jingrak ini hanya finis keempat di klasemen konstruktor dengan 398 poin, jauh di bawah target mereka.
Bos tim Ferrari, Fred Vasseur, mengakui timnya kesulitan dengan detail-detail krusial pada mobil F1 2025.
“Kami mengalami musim yang sangat sulit dan ada banyak hal yang perlu dievaluasi,” kata Vasseur, yang menyebut start musim mereka “tidak ideal”
Musim ini juga menjadi awal yang menantang bagi Lewis Hamilton di Ferrari. Juara dunia tujuh kali itu pindah dari Mercedes ke Ferrari pada 2025 dengan harapan bisa meraih kesuksesan, namun hanya mampu finis keenam di klasemen pembalap dengan 156 poin
Melihat ke 2026
Dengan gelar juara dunia pertamanya di tangan, Norris akan memasuki musim 2026 dengan status sebagai juara bertahan. Ia akan menggunakan nomor #1 di mobil McLaren-nya dan menjadi target utama bagi para rivalnya.
McLaren juga akan berusaha mempertahankan dominasi mereka di konstruktor, sementara tim-tim seperti Red Bull Racing, Mercedes, dan Ferrari dipastikan akan melakukan perombakan besar untuk menantang Norris dan Piastri.
Musim 2026 diprediksi akan lebih menarik dengan beberapa perubahan regulasi teknis yang signifikan. Kita nantikan drama baru di lintasan balap Formula 1!
(java)







