Kabaminang.com – Dharmasraya. Upaya Pemerintah Kabupaten Dharmasraya meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan mendapat dukungan dari pemerintah pusat. Tahun 2026, Kabupaten Dharmasraya memperoleh alokasi anggaran sekitar Rp48 miliar untuk mendukung program revitalisasi satuan pendidikan.
Dukungan tersebut menyasar berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD/TK, sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama. Secara keseluruhan, terdapat 87 satuan pendidikan yang masuk dalam program revitalisasi tersebut.
Data yang diterima Dinas Kominfo Dharmasraya pada Kamis (1/10/2026) mencatat, penerima program terdiri dari 66 satuan pendidikan PAUD/TK, 18 SD dan 3 SMP.
Putra Ujung Aspal yang Tak Pernah Lupa Kampung, Fauzi Wirman Turunkan Armada Bantu Warga Terdampak Galodo02 Okt 2026›02
Satresnarkoba Polres Dharmasraya Amankan PNS Diduga Kuasai Sabu di Sikabau02 Okt 2026›03
Kasubsi Kamtib Baru Lapas Dharmasraya Tekankan Disiplin dan Kesiapsiagaan Petugas02 Okt 2026›Program ini diharapkan dapat membantu pembenahan berbagai fasilitas sekolah sehingga peserta didik memperoleh lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman dan sesuai dengan kebutuhan proses pendidikan.
Dukungan tersebut tidak terlepas dari langkah Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani yang sebelumnya melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat terkait kebutuhan pembangunan sektor pendidikan di daerah.
Pada Juni 2026, Annisa bersama jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Dharmasraya melakukan audiensi dengan Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Dalam agenda tersebut, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menyampaikan sejumlah kebutuhan daerah, termasuk usulan revitalisasi sekolah serta pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi.
Bupati Annisa saat itu didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan Dharmasraya Bobby Perdana Riza bersama jajaran Dinas Pendidikan. Pertemuan tersebut kemudian menjadi bagian dari proses tindak lanjut usulan yang diajukan pemerintah daerah.
Setelah dukungan anggaran diperoleh, Bupati Annisa menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, khususnya Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Ia berharap anggaran tersebut benar-benar memberikan dampak terhadap kondisi fasilitas pendidikan di Dharmasraya.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Kemendikdasmen atas perhatian dan dukungannya terhadap pendidikan di Dharmasraya. Kami berharap revitalisasi ini dapat memastikan anak-anak Indonesia, khususnya anak-anak Dharmasraya, mendapatkan sekolah yang aman, nyaman dan layak untuk belajar,” ujar Annisa.
Menurutnya, pembangunan pendidikan membutuhkan kerja bersama antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Karena itu, komunikasi serta koordinasi akan terus dilakukan untuk memperjuangkan kebutuhan pendidikan di Kabupaten Dharmasraya.
“Pendidikan adalah investasi untuk masa depan. Karena itu, kami akan terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar berbagai kebutuhan pembangunan pendidikan di Dharmasraya dapat terus diperjuangkan,” katanya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dharmasraya Bobby Perdana Riza sebelumnya menjelaskan bahwa Bupati Annisa langsung melakukan konsolidasi dan tindak lanjut setelah agenda audiensi dengan pemerintah pusat.
Dengan dukungan tersebut, revitalisasi di puluhan satuan pendidikan diharapkan dapat berjalan dan membantu pemerataan fasilitas pendidikan di Dharmasraya.
Pembenahan sarana dan prasarana sekolah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang belajar yang lebih layak bagi para siswa serta mendukung proses pendidikan generasi muda di daerah tersebut.






